Mari Berterimakasih dan Membalas Kebaikan Guru, Walau Hanya Dengan Doa

Guru adalah yang memberikan ilmu kebaikan kepada kita, mereka adalah orang tua kita, guru sekolah, guru ngaji, guru beladiri, para ustadz dan ulama dll.

Agar ilmu yang miliki menjadi barokah maka hormatilah mereka, balas kebaikan mereka dan doakan dg doa terbaik kepada mereka.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda,

“Dan barangsiapa berbuat baik kepada kalian maka balaslah kebaikannya. Jika kamu tidak mampu (membalas kebaikannya) maka berdoalah kebaikan untuknya hingga ia mengetahui bahwa kalian telah membalasnya.” (HR. Al-Bukhari dalam Al-Adabul Mufrod no.216)

Jika saja seseorang diperintahkan agar membalas kebaikan orang yang berjasa kepadanya dalam urusan dunia walaupun sekadar dengan do’a, maka membalas jasa guru atau ustadz yang telah mengajarkan ilmu tentu lebih utama.

Oleh karena itu, kita dapati para ulama rahimahumullah mendo’akan guru-guru mereka dan mengakui bahwa ilmu yang mereka miliki merupakan berkat jasa mereka.

Imam Ahmad bin Hanbal Rahimahullah berkata,

“Apa yang kalian lihat ini (yakni ilmu yang beliau sampaikan,pen) atau keumumannya yang aku miliki adalah dari Asy-Syafi’i.” (Al-Intiqo’ li Ibni Abdil Barr hal.76)

Yahya bin Sa’id Al-Qatthan Rahimahullah berkata,
“Aku mendo’akan kebaikan bagi Asy-Syafi’i hingga di dalam shalatku.” (Al-Intiqo’ hal 72)

Imam Asy-Syafi’i rahimahullah berkata,
“Malik adalah pengajarku dan darinyalah aku mengambil ilmu.”

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah berkata,
“dan bagi seorang pelajar hendaknya ia mengetahui kehormatan ustadznya dan berterima kasih atas kebaikannya kepada dirinya. Karena sesungguhnya orang yang tidak berterima kasih kepada manusia hakekatnya ia tidak bersyukur kepada Allah, dan (hendaknya) ia tidak mengabaikan haknya dan tidak mengingkari kebaikannya.” (Majmu’ Fatawa 28/17)

Ya Allah berikanlah barokah, maghfirah, kelapangan rizqi, sehat, afiat dan rohmah Mu kepada semua guru kami. Aamiin

Herman Budianto
SpiritKehidupan.com